Recent News

Showing posts with label Job Street. Show all posts
Showing posts with label Job Street. Show all posts

KAMUS Bahasa Pegawai Kantoran

ASAP

Singkatan dari As Soon As Possible, biasanya dipakai oleh atasan yg minta laporan dari bawahannya. Paling males dapet email yg subjectnya ASAP pake huruf gede. Biasanya laporan ini sifatnya dadakan banget. Celakanya, bagi bawahan, laporan inilah yg biasanya paling lama dicuekin, alias gak diduga2 kalo se waktu2 bos minta, walhasil..JEBRET! Lembur sampe pagi!

TENTATIVE

Kata sakti yg biasanya dipakai utk menjelaskan sesuatu di masa depan yg kurang jelas menjadi lebih gak jelas. Apalagi kalo dlm suasana meeting yg udah sangat gak produktif dan super ngebosenin, kalo bisa semua keputusan bersifat tentative. Yang penting cepet pulang.

MEETING

Harusnya sih RAPAT dlm EYD. Tapi mo gimana lagi? Dah bekennya begitu, kalo bilang rapat, kesannya mo ke pak RT atau pak Lurah aja.

TARUH DI MEJA SAYA

Salah satu dari sedikit kalimat berbahasa Indonesia yg dapat mewakili status si pengucapnya. Biasanya kalimat ini diucapkan oleh : Owner kepada Direktur. Direktur kepada GM. GM kepada Manager. Manager kepada Supervisor. Supervisor kepada Staff. Staff kepada OB dan terakhir OB kepada tukang bubur ayam. Kebayang kan? Betapa susahnya kalo sang owner mo sarapan bubur?

AFTER LUNCH

Untuk menunjukan waktu yg HARUSnya jam 1 siang, tapi biasanya kalimat ini dipakai kalo janjian dgn level sesama manager atau diatasnya. Kalau masih janjian sesama staff or supervisor mah simple aja “Abis makan deh” atau “Makan dolo bro, baru kita sambung” Note : Setinggi2nya level anda, jangan sampai bilang “Makan dolo bro” ke owner.

COFFE BREAK

Kebiasaan para pegawai malas yg tidak produktif. Sering dilakukan oleh bos atau para staff. Bos punya jadwal coffe break maksimal cuma 2 kali sehari dan melakukannya di ruangan sendiri. Nah, kalau staff sering mencoba melakukan gerilya coffe break sesering mungkin di pantry, kantin atau smoking room. Dan sering panik kalau bos tiba2 memanggil. Ketika ditanya kemana, alesannya kreatif sekali. Fotokopi lah, ngejilid lah, toilet lah sampai alesan minta data dari komputer temen, gara2 YM-nya lagi trouble.

LEGALITAS

Campuran Indonesia-Inggris yg menunjukan keadaan pekerjaan yg sudah sampai ke level menengah ke atas. Biasanya kata ini terucap ketika hasil atau proses produksi perusahaan tersandung sengketa. Heran, kenapa selalu kesebut kalo lagi kisruh ya? Contoh kalimat favorit “Kok bisa begitu? Legalitasnya kan sudah OK semua! Apa? Dia ngajak bawah tangan? Kuliah dimana sih tu orang?”

OVERTIME

Bahasa Indonesianya Lembur. Tapi somehow, overtime lebih keren. Soalnya kalo lembur kayak OB & Driver.

13th SALARY / BONUS

I love this sentence / word. Kalau nggak mengundang uang, seenggaknya mengundang kehebohan dlm kebersamaan. Dimana divisi2 yg tadinya bermusuhan & berseteru, tiba2 bersatu padu dlm kekompakan nan mengharu biru.

BREAKFAST/LUNCH/ DINNER MEETING

Kalau owner atau direktur yg melakukannya, terbukti efisien dan tepat guna. Kalau manager yg melakukannya terbukti menjadi alesan ulur2 jam istirahat dan pemborosan budget perusahaan, sementara hasilnya tetep gantung. Kalau perlu melebar ke shopping meeting, karaoke meeting atau outbound meeting (biasanya ke Puncak. Sukur2 Bali )

ENTERTAINMENT

Hampir sejenis dgn penjelasan diatas. Bedanya produk yg dihasilkan berupa New Project atau sekedar ucapan terima kasih. Namun buntutnya lebih panjang, apalagi menyangkut new project. Budget yg disediakan pun lebih besar. Biasanya dilakukan oleh pimpro. Jenis entertaint juga bermacam2 tergantung sifat pimpro-nya. Ada yg cuma sekedar dinner, karaoke malah sampai ke meja panti pijat plus plus di sekitar Fatmawati, Melawai atau daerah Kota & MangBes. Dengan satu tujuan mulia : Yang penting proyek jebol.

OUTING / OUTBOUND

Inisiatif management perusahaan dlm me-re-fresh karyawannya. Dengan tujuan agar lebih bugar dan kompak menghadapi masalah2 di kantor. Sementara terkadang para karyawan mendapat hasil yg jauh lebih maksimal dari pada sekedar bugar. Affair. Moment jo. Moment.

925 (NINE TO FIVE)

The International Office Hours. Bedanya, di negara maju dgn 925 bisa mencapai hasil yg maksimal, kalau di Indonesia 825 pun harus dibumbui overtime, dgn catatan gak janji beres ya.

24/7 (TWENTY FOUR SEVEN)

24 jam sehari 7 hari seminggu. Kalimat sakti para bos utk mengintimidasi tangan kanannya, dgn diiming-imingi bonus yg masih berada di gray area (baca : Kerja rodi dulu, bonus belom tentu, tergantung jebolan proyek)

PANTRY

Seharusnya sih tempat persiapan para OB utk bikin kopi, nyiapin sarapan dan sejenisnya. Tapi sesuai kebutuhan dan kreatifitas daya khayal karyawan, ruangan ini bisa menjadi multifungsi sebagai smoking room, gossip room, breast pump room dan room2 bagi komunitas underground lainnya. Pokoknya dari semua ruangan, pantry adalah ruangan paling top!

OB (OFFICE BOY)

Para malaikat penyelamat. Pahlawan tanpa tanda jasa. Percayalah, bila tak ada OB, niscaya hancur seluruh kegiatan ekonomi perusahaan. Telepon boleh mati. Fax boleh rusak. Tapi kalo OB sakit? Stress menghinggapi seluruh kantor.

MESENGGER

Teman seperjuangan OB nasibnya-nya kurleb sama dgn OB. Tapi bedanya mesangger lebih mobile karena tugasnya mengantarkan dokumen2 penting. Pekerjaan nan mulia sungguh. Walau terkadang jadi korban tangan2 karyawan jahil yg ingin menitipkan kado ke pacar yg letak kantornya (sangat amat) berjauhan.

JOBDESK

Stands for Job Description. Detail pekerjaan karyawan yg dituang dlm kontrak kerja. 80% dari JobDesk biasanya dianggap sepele dan dicuekin. Sebaliknya, apabila gaji dipotong 80% malah akan menjadi bencana & malapetaka.

TOILET

Selain tempat buang hajat n dandan, toilet bisa menjadi ruangan pemersatu umat. Dimana sekali seminggu, sebulan, setahun atau bahkan seumur hidup si kasta rendah bisa berada satu ruangan dgn si kasta agung (kalo beruntung malah dlm keadaan celana melorot, dasi kena kencing, kolor longgar, lagi ngeden, bau kentut dsb)

YM-an

Sejatinya, YM bisa berguna sebagai data transfer device yg sangat effisien tanpa harus melibatkan kehadiran flash disk. Namun di tangan2 orang yg tidak bertanggung jawab, alat ini berubah fungsi menjadi tempat pembicaraan kaum underground mengenai bentuk muka si bos yg aneh, ketidakpuasan kebijakan management, sampai janji kencan after work antar oknum lain divisi.

SOUNDING

Istilah utk pemberitahuan sesuatu yg harus di-up-dated kepada divisi2 yg bersangkutan. Walopun harusnya bersifat tulisan dan resmi, namun di tangan karyawan kebanyakan, sounding selalu bersifat verbal / oral Sehingga pada akhirnya yg terjadi buka up dated yg didapat melainkan word up atau malah fist up (baca : tuduh2an / lempar2an) alamakjan.

CC & REPLY ALL

Istilah email yg selalu jadi bahan pembelaan nomor satu apabila proses sounding menjadi kisruh. Berdoa aja emailnya beneran nyampe, bukan mailer daemon atau lebih parah lagi masih ada di draft folder, hehehe.

MAN BEHIND THE DESK / ORANG KANTORAN

Ledekan para tenaga operasional lapangan kepada karyawan administrasi, apalagi yg berdasi. Namun karyawan adminstrasi menyikapi dgn bijak, berupa keputusan tahan gaji, memotong uang lembur atau penyulitan administrasi kasbon dan cuti. Dengan alasan cerdas yg bersifat sangat teknis nan membingungkan tentunya.

AFFAIR

Bahasa indonesianya : SELINGKUH artinya (some might says) SELingan INdah KeluarGa UtuH. Salah satu dari sangat sedikit hal yg membuat semangat datang ke kantor.

FOLLOW UP

Kegiatan yg paling enak diucapin namun paling males dilakuin.

CONCERN

Bentuknya macem2 ada Tax Concern, Managemet Concern. Salary Concern, Employees Concern Namun apapun dan bagaimanapun bentuknya, concern2an ini pasti berujung dgn meeting nan membosankan yg sangat menguras waktu dan tenaga.

KASBON

Selamat hari ini. Celaka hari esok.

REIMBURSEMENT

Kata benda yg sangat diharap2kan kehadirannya oleh karyawan. Terutama bagi karyawan yg sangat mengabdi pada perusahaan. Karena bagi lidah orang Indonesia kata ini sangat sulit dilafalkan, maka dapat disingkat menjadi rembes atau rembesan. Contoh :

"Eh cuy, rembesan gw dah keluar belom?"
"Belom nih cong, masih nyangkut di plafon"
"Dipercepat dong. Bokek nih"
"Beres. Jangan lupa traktirannya ya. Udah gw bantuin nih. Lo kan tau si bos paling lama soal begituan"
Jadi, reimbursement juga dapat menjadi semacam pungutan liar bagi bagian keuangan.

I HATE MONDAY

Terucap seminggu sekali. Biasanya di Senin pagi pukul 6. Hidup terasa berat & membosankan. Apalagi kalau pekerjaan menumpuk & jadwal meeting yg padat ada di depan mata.

MIDWEEK MADNESS

Ngambil istilah dari acara Rock MTV tahun 90-an. Saking annoyingnya gw males ngejelasinnya. Pokoknya pasti pada ngarti dah ya.

THANKS GOD IT'S FRIDAY

Hari dimana 925 sama sekali gak berlaku. Istirahat 2 jam dgn alasan solat jumat. Padahal malah ngelayap ke Gramedia / Gunung Agung. Karyawan wanitapun gak mo kalah dgn merayakan jumat siang dgn shopping dan makan siang di ujung dunia. Kayaknya bahagiaaaaa banget!

ANNUAL LEAVE

Sesuatu yg lebih ditunggu2 kehadirannya. Saking kreatifnya, karyawan bisa mengatur jadwal cutinya sesuai dgn keluarnya bonus sekaligus ketika pas kejadian proyek lagi ribet2nya. Hebat hebat.

LONG WEEKEND

Gak ada kata yg tepat utk mendeskripsikan kalimat ini kecuali : Anugerah Yang Terindah Yang Pernah Kumiliki by Sheila on Seven.

Best Regards
Martinez Meinardi

Read More......

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Dalam Bahasa Inggris

Dalam membuat surat lamaran pekerjaan yang baik bahasa surat hendaknya disesuaikan dengan bahasa iklan lowongan kerjanya, apakah perusahaan asing/patungan/nasional. Berikut ini akan diberikan beberapa contoh surat lamaran pekerjaan dalam bahasa inggris dilengkapi dengan contoh pembuatan curriculum vitae (daftar riwayat hidup).

Contoh Resume (Inggris) 1


Rahma Armani
Pulo Gebang Indah Blok I 1/9
Jakarta 13951
Ph. (021)48700000

March 23, 1999


Human Resource Manager
Kantor akuntan Publik
Drs. Sutjipto & Rekan
Jl. Prof. Dr. Supomo SH No. 333
Jakarta 12870


Dear Human Resource Manager,

I would like to apply as Junior Auditor/Consultant. I would welcome the challenge and may have the qualification and ability you are looking for.

I am 23 years of age and of excellent health. I graduated from Accounting Departement of Universitas Padjajaran on January 11, 1999 with a grade point average (GPA) of 3.378 in a 4 scale.

In addition to above qualification, I am hard worker, a good team worker, self motivated, able to interact with people at all level and always try to achieve the best in everything I do.

I am sure that your company will give me a good career opportunity. I would greatly appreciate a chance to assure you that my service will be great asset to your company.

I have encolse a copy of my curriculum vitaae. I appreciate your consideration and look forward hearing you soon. Please let me know if you need more information.


Sincerely yours,



Rahma Armani

Contoh Curriculum Vitae (Inggris) 1

Rahma Armani
Pulo Gebang Indah Blok I 1/9
Jakarta 13951
Ph. (021)48700000

March 23, 1999


Place & date of birth

Bandung, May 3, 1976
Graduation Date

January 11, 1999
Proficiency in computer

Ms. Word, Ms. Excel, Ms. Power Point.
Proficiency in language

English
Education

1994-1999 Universitas Padjajaran Bandung
  • Accounting Departement
1991-1994 SMU Negeri 4 Bandung
1988-1991 SLTP Negeri 3 Bandung
1982-1988 SD Negeri Pabaki I Bandung
Courses

1986-1988 Bina Vokalia YPK Bandung
1991-1992 Widyaloka (Computer) Bandung
1993-1994 Harvard English College Bandung
  • Elementary Level
  • Intermediate Level
  • Advanced Level
1999-1999 Lembaga Pendidikan Aplikasi Komputer Bandung
Extracurricular Activities

  • Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran as a member of technical service of secretariat department.
  • Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Padjajaran as a treasurer,
  • Seminar/training (Perbankan, Personal Effectiveness and Leadership & Marketing) held by Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran.

Contoh Surat Lamaran (Inggris) 2

123 Waterstone St C-2
123 Waterstone St C-2 -> {Alamat Pengirim}
Mr. Kevin Hsu
Engineer
Aerosol Monitoring and Analysis, Inc. -> {Alamat tujuan}
34950 Hwy. 58, Eugene
Oregon 97405, USA


Dear Mr. Hsu :

Dr. Alan Fukada, a consultant to your firm and my Organization Management professor, has informed me that Aerosol Monitoring and Analysis is looking for someone with excellent communication skills, organizational experience, and leaderhip background to train for a management position.
I believe that my enclosed resume will demonstrate that I have the characteristics and experience you seek. In addition, I'd like to mention how my work experience last summer makes me particulary strong candidate for position. -> {penjelasan mengenai informasi lowongan}

As a promoter for Kentech Training at the 1997 Paris Air Show, I discussed Kentech's products with marketers and sales personel from around the world. I also researched and wrote reports on new product development and compiled information on aircraft indusrty trends.
The knowledge of the aircraft indusrty I gained from this position would help me analize how Aerosol products can meet the needs of regular and prospective clients, and the valuable experience I gained in promotion, sales, and marketing would help me use that information effectively. -> {menjelaskan mengenai informasi kelebihan diri}

I would welcome the opportunity to discuss these and other qualifications with you. If you are interested, please contact me at (317) 555-0118 any morning before 11.00 a.m., or feel free to leave a message. I look forward to meeting with you to discuss the way my skills may best serve Aerosol Monitoring and Analysis.

Sincerely yours,


You're Name

Encolure: resume

Contoh Curriculum Vitae (Inggris) 2


Mafy A. Salim
2648 Squerpin St. C-85
Port Jefferson, NY 96826
808.951.5416
ace_webber@yahoo.co.uk


Objective :
Administrative position using skills in desktop publishing.


Highlights of Qualifications :
  • Experience office worker and administrator; successful ini desktop publishing and system administration.
  • Skilled working with :


    • Windows 98 and newer; Windows NT
    • Microsoft Office
    • Corel Draw and Adobe Photoshop
  • Energetic self-starter with strong communication skills; work well independently or on a team.
  • Highly productive managing projects; a creative problem-solver who rapidly adapts to chalanging demands.


Professional Experience :
Desktop Publishing and Project Coordination
  • Punlished marketing materials for Clines, the nation's largest developer of health care facilities.
  • Extesively utilized PC's with latest technologies and programs for XYZ and Clines.
  • Performed marketing research for Clines on products, services and companies via the Internet.
  • Handled production and timely distribution of Clines marketing materials and reports.
  • Planned installation of Windows network with ISDN for Clines; oversaw network consultant.


Office Administration and Support :
  • Managed office, performing customer service, supervision and accounting for XYZ.
  • Experienced working in variety of industrials, including printing, manufacturing and development.
  • Utilized databases and accounting programs to organize and maintain company records.
  • Worked dependably on projects within budgets and timetables for Clines, XYZ and Bracco.
  • Maintained Clines network of eight computers and three printers.
  • Troubleshoot and solved system problem for Clines; trained personal on programs.
  • Kept Huntington Form's web press in production 24/7; planned and upgradabled printing equipment.


Work History :
2001 - 2004 Administrative Assistant in Marketing Clines Company, New York, NY
2000 - 2001 Office Manager XYZ Machine Sales, Westbury, NY
1999 - 2000 Temp Office Worker Temp-to-Hire, Hunington, NY
1998 - 1999 Customer Service Representative Quality Graphics, Stony Brook, NY
1996 - 1997 Customer Service Rep & Purchasing Bracco Development, Bayshore, NY
1984 - 1996 Pre-Press Manager Hunington Forms Co., Copagie, NY


Education :
Adelphi University, Oakdale, NY.



Best Regards
Martinez Meinardi

Read More......

Membuat Lamaran Pekerjaan

Tujuan membuat surat lamaran adalah untuk memperkenalkan diri secara tertulis dengan tujuan untuk wawancara (interview) dan mengikuti test seleksi. Usahakan surat lamaran memberikan kesan positif dan meyakinkan bahwa anda layak diperhitungkan. Buatlah lamaran dan CV yang mampu mebuat HRD terkesan. Jangan hanya format standar biasa saja.


Berikut ini adalah tips-tips membuat surat lamaran pekerjaan beserta beberapa contoh surat lamaran pekerjaan yang ada.

Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan

  1. Tampilan surat : bersih, rapi, singkat dan jelas.

    • Surat diketik rapi
    • Cetak dengan tinta yang jelas
    • Kertas surat ukuran A4 atau folio
    • Cukup satu halaman
  2. Isi Surat :

    • Bahasa surat disesuaikan dengan : bahasa iklan lowongan kerjanya, apakah perusahaan asing/patungan/nasional, adakah syarat berbahasa inggris aktif.
    • Gaya bahasa : formal, singkat, padat dan jelas, tidak bertele-tele.
    • Inti isi surat : identitas diri (nama, alamat, telp, tanggal lahir, pendidikan) dan kualifikasi (kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan syarat di iklan serta kemampuan pendukung lain yang relevan)
  3. Lampiran

    • Pas foto terbaru, berwarna, ukuran 3x4 atau 4x6 satu buah. Foto saat menggunakan pakaian formal berkerah, jangan kaos/blus.
    • Daftar Riwayat Hidup, buat sendiri, jangan menggunakan formulir yang dijual umum di toko.
    • Fotokopi ijasah.
    • Fotokopi transkrip nilai.
    • Fotokopi sertifikat pendukung.
    • Fotokopi KTP, kesehatan, dll (sesuai permintaan).

Kesalahan Fatal Dalam Membuat Surat Lamaran

Kesalahan fatal yang sering dilakukan pelamar adalah mencantumkan 2 posisi sekaligus dalam sebuah surat lamaran. Seperti :

"...saya mengajukan lamaran untuk posisi Web Design atau Programmer di perusahaan"

Jangan pernah lakukan itu atau anda tidak akan masuk seleksi!

Contoh Surat Lamaran


Bandung, 18 November 2006

Kepada Yth.
Manager Personalia
PT. Virtual Library
Jl. Map No.35
Bandung

Perihal : Lamaran Pekerjaan


Dengan Hormat,

Sehubungan dengan iklan Bapak yang dimuat di Harian Umum Pikiran Rakyat tanggal 18 November 2006, dengan ini saya mengajukan surat permohonan bekerja sebagai Web Designer di perusahaan Bapak.

Berikut ini saya sampaikan data pribadi saya,
Nama Lengkap : Martinez Meinardi
Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 02 Mei 1982
Alamat : Jl. Rahasia No.86 Surabaya 60000
No Telepon : (031) 6049xxxx / 0817526xxxx
Pendidikan : S1, Teknik Informatika

Saat ini saya mampu mendesain web dengan baik. Saya juga mampu membuat program beserta database berbasis web, menggunakan aplikasi Macromedia Dreamweaver, Microsoft FrontPage, SQL Server, ASP, PHP, dan tools pendukung lainnya. Saya berbahasa inggris aktif. Saya bersedia melakukan perjalanan dinas keluar kota.

Meskipun saya belum mempunyai pengalaman kerja di bidang ini, namun berkat kursus web design yang saya ikuti di X College, saya yakin dapat mengerjakan tugas-tugas sebagai web designer.

Besar harapan saya dapat mengikuti tes dan seleksi wawancara. Terima kasih.


Hormat Saya,



Martinez Meinardi


Lampiran :
  1. Daftar Riwayat Hidup
  2. Fotokopi Transkrip Nilai
  3. Fotokopi Ijasah S1 Teknik Informatika
  4. 1 Lembar pas foto.

Contoh Daftar Riyawat Hidup


DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. DATA PRIBADI

Nama Lengkap : Martinez Meinardi
Tempat dan Tanggal Lahir : Sidoarjo, 02 Mei 1982
Jenis Kelamin : Laki-laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Kristen
Status : Belum Kawin
Identitas : KTP Surabaya No. 1234567891011
Alamat : Jl. Rahasia No.86 Surabaya 60000
Telepon : (031)6049xxxx/0817526xxxx
Web Site : http://t1-nez.blogspot.com
E-Mail : mmeinardi@yahoo.com
B. PENDIDIKAN FORMAL

2000-2004 : S1. Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS)
1997-2000 : SMAK Untung Suropati Sidoarjo
1994-1997 : SMPK Untung Suropati Sidoarjo
1988-1994 : SD Kemala Bhayangkari Porong
C. RIWAYAT PEKERJAAN

2006-2009 : Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA Kr Petra 2 Surabaya
2004-2005 : Instruktur Komputer di LPPK Edutech
D. PENGALAMAN ORGANISASI

2006 : Anggota Inti KMF (Klub Melek Finansial)
200-2001 : Ketua Divisi Sofware Himpunan Mahasiswa Informatika STTS.
E. LAIN-LAIN

2006 : Menulis E-Book "Pembuatan Media Ajar Interaktif"
2006 Menulis E-Book "Pembuatan dan Perancangan Website Dinamis Menggunakan PHP"
2006 Menulis E-Book "Tips dan Trik Melamar Pekerjaan"
Demikian Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Surabaya, 2 Maret 2009
(Martinez Meinardi)



Untuk beberapa contoh surat lamaran pekerjaan yang lainnya dalam bahasa inggris dapat anda lihat disini.


Best Regards
Martinez Meinardi

Read More......

Mengenai Wawancara (Interview)

Salah satu tahap yang menentukan dalam melamar pekerjaan adalah wawancara (interview). Saat anda telah dipanggil untuk wawancara, sesungguhnya perusahaan ingin mengetahui lebih dalam mengenai siapa anda sebenarnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang harus anda ketahui mengenai wawancara (interview) :


Apa yang harus anda bawa ke wawancara pekerjaan?

Persiapkan dan rapikan semua dokumen yang akan dibutuhkan di saat wawancara pekerjaan. Resume adalah dokumen utama anda.

Referensi Anda

Penting juga untuk membuat daftar referensi. Persiapkan untuk diberikan pada pewawancara, nama dan alamat 3 orang yang kenal baik dengan anda dan/atau pekerjaan anda. Anda harus meminta referen untuk menggunakan nama mereka. Jika perlu, minta teman profesional atau atasan yang dulu untuk menuliskan surat referensi dan lampirkan dalam resume anda.

Ketahui perusahaan dan calon majikan

Pelajari sebisa anda tentang perusahaan yang mewawancarai anda. Kunjungi web site perusahaan itu untuk mencari tahu semua tentang perusahaan itu. Coba untuk mencari apa yang mereka lakukan dan konsentrasi kerjanya (company profile). Cari tahu untuk siapa anda bekerja. Ia akan sangat berpengaruh dalam hidup anda. Pastikan anda benar-benar ingin bekerja dengan orang itu. Jika bos anda tidak mengatakan tentang dirinya di wawancara, jangan tanyakan.

Ketahuilah Berapa Seharusnya Anda Digaji

Ketahuilah berapa seharusnya anda digaji untuk kemampuan dan keahlian anda. Perkirakan sedikit lebih tinggi sehingga perusahaan dapat menawarnya. Jangan terlalu tinggi atau Anda akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu. Ketahuilah perkiraan skala gaji untuk pekerjaan itu dan bersiaplah untuk negosiasi gaji.

Kenali diri sendiri

Sangat penting anda mengenali diri sendiri. Evaluasi apa yang anda tawarkan untuk perusahaan, apakah itu pendidikan, latihan atau keahlian khusus. Selalu beritahu mereka apa yang dapat anda lakukan, bukan apa yang tidak dapat anda lakukan. Ketahui tepatnya tipe pekerjaan apa yang seharusnya anda lamar dan tipe pekerjaan apa yang anda inginkan.

Ketahui pewawancara anda

Persiapkan diri untuk pertanyaan-pertanyaan pewawancara yang mungkin ditanyakan pada anda. Anda harus berlatih menjawab pertanyaan yang sering dilontarkan pewawancara. Mintalah seseorang untuk bertanya pada anda pertanyaan-pertanyaan ini :
  • Kenapa anda ingin bekerja disini?
  • Berapa lama anda ingin bekerja untuk perusahaan ini?
  • Kenapa anda meninggalkan pekerjaan anda sebelumnya?
  • Ceritakan tentang diri anda?
  • Kenapa sekarang anda tidak bekerja?
  • Berapa lama anda akan tetap tinggal dalam pekerjaan ini tanpa kenaikan jabatan?
  • Kenapa kami harus menerima anda?
  • Apakah anda sedang dalam kondisi kesehatan yang baik?
  • Apa yang anda suka/tidak suka dari pekerjaan anda sebelumnya?
  • Berapa gaji anda sebelumnya?
  • Berapa anda ingin digaji?
  • Kenapa anda pikir dapat melakukan pekerjaan ini tanpa pengalaman?

Waktu Anda

Pastikan setidaknya anda datang 10 menit lebih awal dari jadwal pertemuan. Jangan datang terlalu cepat atau terlambat. Beri cukup waktu untuk wawancara, jangan menjadwalkan janji lain yang terlalu dekat dengan waktu wawancara. Waktu anda dengan pewawancara tidak bisa diganggu.

Penampilan anda dan Pakaian

Jangan berpakaian terlalu kasual atau terlalu formal untuk wawancara. Pakaian konservatif dengan warna tidak terlalu mencolok. Berpakaian rapi dan bercukurlah untuk pewawancara. Wanita seharusnya memastikan dirinya terlihat sangat rapi. Rambut seharusnya tidak menutupi muka, diatas alis atau diikat ke belakang. Make up lebih halus. Penampilan anda sangat penting bagi pewawancara. Jika penampilan anda buruk untuk pewawancara, ia akan menganggap seperti itulah penampilan anda pada saat bekerja. Penampilan rapi adalah harus.

Apa yang harus dilakukan pada saat wawancara

Ketika anda berjabat tangan dengan pewawancara, jabat dengan hangat, cukup kuat. Jangan pasif. Terlihat seperti profesional dan bersahabat. Senyum selalu sepanjang wawancara. Pastikan senyum anda tulus dan tidak berpura-pura. Kontak mata yang baik sangat penting. Jika anda tidak dapat melihat matanya, lihat diantara matanya. Ini akan kelihatan sama dengan melihat matanya.

Duduk tegak dan terarah pada pewawancara. Ini akan memperlihatkan bahwa anda sangat antusias dengan apa yang pewawancara katakan. Jangan merokok atau terlihat lesu ketika diwawancara. Jika anda cukup tegang, cobalah untuk tenang.

Apa yang harus dikatakan pada saat wawancara

Jawab pertanyaan pewawancara dengan singkat tapi lengkap. Jangan katakan hal yang tidak penting dan menghabiskan waktunya. Katakan pada pewawancara apa yang anda harapkan dari pekerjaan anda dan darinya. Beritahu juga apa yang bisa ia harapkan dari anda. Tekankan kualifikasi anda dengan nada positif.

Ketika calon majikan bertanya, tipe seperti apa orang yang anda inginkan, gunakan informasi ini pada saat anda mengatakan pada calon majikan tentang kualifikasi anda. Itu sangat penting mengatakan kepadanya apa yang ingin ia dengar.

Ketika anda mengatakan pada orang apa yang mereka ingin dengar, mereka mulai setuju dengan anda. Jangan berlebihan dan jangan berbohong. Gunakan resume untuk mendukung anda. Jika anda tidak mengerti dengan pertanyaan yang diajukan pewawancara, mintalah pewawancara untuk mengulanginya.

Cobalah bayangkan apa yang ingin diketahui pewawancara tentang anda. Jika anda tahu apa yang ingin dia tahu, jawablah persis seperti yang ia inginkan.

Apa yang jangan katakan/lakukan saat wawancara

Katakan tentang pekerjaan sebelumnya jika itu membantu anda. Jangan katakan hal buruk atau mengkritik teman atau pekerjaan yang lalu. Jika anda mengatakan hal buruk tentang seseorang, calon majikan anda dapat mengira akan erjadi masalah dengan anda.

Jangan katakan hal negatif tentang diri anda. Cobalah untuk tidak mendiskusikan hal yang pribadi, keuangan atau tempat tinggal kecuali anda ditanya secara spesifik. Jika pewawancara bertanya dengan cepat dan memusingkan, ia melakukan ini untuk menempatkan anda pada tekanan. Tetap fokus dan jawab dengan tenang. Jangan tidak sabar ketika pewawancara bertanya pada anda. Tunggu hingga ia selesai dengan pertanyaannya dan jawab dengan lengkap dan tenang.

Anda tidak ingin pewawancara berpikir anda cepat putus asa dengan pekerjaan. Jangan bawa seseorang mengantar anda ke wawancara, ini membuat anda kelihatan tidak mandiri.

Di Akhir Wawancara

Jika pewawancara tidak menawarkan anda pekerjaan di akhir wawancara, tanyakan kapan anda diberi tahu atau kapan anda dapat menghubungi untuk mencari tahu keputusannya. Jika anda diminta untuk kembali, tuliskan waktu dan tempatnya. Setelah wawancara, berterimakasihlah atas waktunya untuk mewawancarai anda.

Tanyakan apakah ia tahu perusahaan lain yang mungkin membutuhkan orang dengan kualifikasi anda. Praktek yang baik adalah juga berterimakasih pada pewawancara dengan surat "terimakasih". Kebanyakan pelamar tidak melakukan ini, ini juga akan mendekatkan anda dengan pekerjaan.

Read More......

Mengenai Pencarian Kerja (Job Seeker)

Sebelum mulai melamar pekerjaan, kenali kekuatan dan potensi anda. Apakah anda :

  1. Think, orang yang menyukai konsep.
  2. Check, orang-orang ini cocok untuk posisi audit.
  3. Talk, jika Anda suka berbicara, Anda cocok untuk posisi marketing, penyiar, presenter, dsb.
  4. Act, apakah Anda lebih suka bertindak daripada berbicara? Anda akan lebih cocok dengan administrasi.

Bagaimana Mempersiapkan Pencarian Kerja

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai pencarian kerja :

Tahu Apa yang Anda Inginkan

Apa yang Anda inginkan harus benar-benar jelas. Jangan memiliki obyek seperti "pekerjaan apa saja". Definisikan dengan spesifik object maupun tujuan Anda. Langkah pertama Anda untuk sukses dalam pekerjaan adalah mengetahui dengan persis apa yang Anda inginkan. Tanyakan pada diri sendiri dan tulis jawabannya pada selembar kertas.

Berpikir Positif dan Jangan Takut Salah

Selalu berpikir sukses, tapi bersiaplah untuk hal yang buruk dalam hidup. Kesalahan terjadi untuk kebaikan kita. Tantangan kita adalah melawan rasa takut melakukan kesalahan. Kesalahan adalah guru yang hebat, pelajari kesalahan dengan baik. Ingat, jika Anda tidak mengalami kesalahan, Anda tidak melakukan apa-apa dan Anda jauh dari kesuksesan.

Jadikan Positif

Ketika Anda bersikap "menang, menang, menang", Anda akan mulai menang. Ketika Anda berpikir positif, semua di sekeliling Anda akan menjadi positif. Jika Anda menginginkan sesuatu menjadi baik, mereka akan menjadi baik.

Percaya Diri

Anda harus percaya diri. Jika Anda tidak percaya pada diri sendiri, orang tidak akan mempercayai Anda. Orang mengagumi dan menghargai orang yang percaya diri. Anda bahkan akan lebih mengagumi dan menghargai diri sendiri. Jika Anda ragu akan diri Anda sendiri, orang lain juga akan ragu terhadap Anda.

Bertindak Adalah Kuncinya

Lakukan apapun yang ingin Anda lakukan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Berkomitmenlah untuk bertindak. Jangan menunda-nunda, mulai sekarang. Satu-satunya cara untuk sukses adalah jika Anda bertindak sekarang. Anda harus bertindak melakukan serangan penuh di waktu fajar jika Anda ingin mewujudkan mimpi Anda. Rencanakan ide Anda hari ini.

Bayangkan Pekerjaan Baru Anda

Bayangkan pekerjaan yang Anda inginkan. Katakan pada diri sendiri seberapa ingin Anda dengan pekerjaan itu dan apakah Anda senang melakukan pekerjaan itu. Mimpi Anda akan menjadi kenyataan. Ketahui apa yang Anda mimpikan. Bayangkan sukses dalam pikiran Anda sebaik mungkin hingga seperti nyata.

Gigih

Gigih untuk melakukan yang lebih baik. Apapun pekerjaan bernilai adalah melakukan pekerjaan bernilai lagi dan lagi dan lagi. Jangan berhenti dari target Anda. Coba terus dan Anda akan sukses. Tak ada seorangpun berhasil pada saat pertama kali melakukan. Coba terus dan terus dan jangan berhenti hingga Anda mendapat yang Anda inginkan. Tidak ada jalan untuk kembali.

Itu Akan Membayar Anda

Tak ada makan siang gratis. Jika anda menginginkan sesuatu, Anda harus membayarnya. Akan menjadi sukar untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, tapi itu akan menjadi sangat bernilai ketika Anda melewati kesukarannya dan sukses. Hal terbaik dalam hidup adalah sesuatu yang sulit.

Orang Lain Dapat Membantu Anda

Orang akan membantu Anda untuk mendapat apa yang Anda inginkan. Tidak akan pernah mudah melakukannya sendirian. Orang dapat mengajari Anda dan membantu Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Dengarkan orang lain, anda akan belajar dari mereka. Jika seseorang menolong Anda, jangan lupa beri mereka penghargaan.

Tuntut Lebih Banyak

Ketika Anda menuntut lebih banyak, Anda akan mendapatkan lebih banyak. Pengharapan Anda dari orang lain dan diri sendiri akan menjadi kenyataan jika anda berharap itu akan menjadi kenyataan. Apa yang Anda harapkan untuk menjadi kenyataan, itu akan terwujud. Jika Anda berusaha keras, anda akan mulai melihat hasilnya. Tuntut dan Anda akan menerimanya.

Dimana Mencari Lowongan Pekerjaan

Koran Lokal
Jika Anda ingin bekerja di kota Anda. Anda bisa menemukan lowongan pekerjaan di iklan lowongan kerja di koran lokal kota Anda.

Internet
Di internet anda bisa menemukan ribuan lowongan pekerjaan baik lokal, nasional, maupun internasional. Anda bisa menggunakan search engine di google atau yahoo dengan menggunakan keyword: "lowongan kerja", "karir" atau "jobs". Atau Anda bisa mengunjungi website khusus ini :
Milis Lowongan Kerja
Milis lowongan kerja terbesar di Indonesia yaitu Indonesia Head Hunter dengan jumlah lowongan kerja per hari mencapai lebih dari 50 buah dan member mencapai 81.000 orang.
Jika anda tertarik, silahkan kirimkan email kosong ke :
indonesia_headhunter-subscribe@yahoogroups.com
Atau browsing ke :
http://finance.groups.yahoo.com/group/indonesia_headhunter/
 
Departemen Tenaga Kerja
Bagi Anda yang ingin berkarir di instansi pemerintahan, Anda bisa menemukan informasi lowongan pekerjaan disini.

Lain-lain
Anda mungkin dapat menemukan lowongan pekerjaan yang cocok di bursa tenaga kerja. Beberapa perguruan tinggi mungkin memiliki bursa kerja tersendiri atau job center, Anda bisa cek atau melihatnya di kampus Anda.

Read More......

Tips Menghadapi Psikotest

Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani psikotes, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran dan tips di bawah ini.

Sebelum Tes

  • Anda harus yakin terlebih dulu, bahwa posisi/pekerjaan yang akan dimasuki lewat psikotes itu benar-benar sesuai dengan kemampuan anda, dan sebaiknya juga sesuai dengan keinginan anda.
  • Persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Seringkali, seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. Namun, ketegangan atau kondisi tubuh yang tidak prima, dapat membuat hasil tes menjadi jelek. Oleh karena itu, anda harus beristirahat satu atau dua hari sebelumnya agar kondisi fisik menjadi prima.
  • Pastikan anda sudah tahu tempat tes. Disarankan beberapa hari sebelum tes, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
  • Baca kembali surat lamaran dan CV anda, karena ada beberapa tes yang menanyakan hal-hal yang terkait dengan surat lamaran dan CV anda. Jangan sampai jawabannya berbeda dengan CV anda.
  • Sebaiknya anda berlatih berbagai soal psikotes, sehingga anda menjadi benar-benar siap menghadapi psikotes dengan hasil maksimal.
  • Sebelum berangkat ke tempat tes, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
  • Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, dan jangan terlambat. Juga sebelum berangkat, jangan lupa untuk makan dan minum secukupnya agar kondisi fisik tetap prima.
  • Walaupun tidak diminta, jangan lupa untuk membawa peralatan tulis-menulis (pensil, penghapus, pena, dsb-nya) dan membawa jam (penunjuk waktu).


Pada Saat Test

  • Umumnya, pada setiap lembar jawaban/soal psikotes, anda diminta mengisi isian nama, tanggal, dsb-nya. Begitu anda diperbolehkan untuk mulai mengisi, jangan lupa dan jangan menunda untuk mengisinya, serta isilah dengan lengkap dan rapi.
  • Dengarkan baik-baik setiap "ucapan/pengarahan" dari pengawas tes, dan ikuti semua arahan/petunjuknya. Demikian juga petunjuk yang ada di setiap soal tes, jangan lupa untuk membaca petunjuk tersebut terlebih dulu, barulah anda mengerjakan soal tes-nya. Jadi jangan langsung mengisi/menjawab soal yang ada, tanpa membaca/mengetahui cara/petunjuk pengisiannya.
  • Jangan enggan untuk bertanya ke pengawas tes. Bila ada sedikit saja yang anda tidak mengerti mengenai soal tersebut, maka langsung tanyakan ke pengawas tes yang ada. Dan jangan pernah bertanya ke peserta di kanan-kiri anda, tetapi bertanyalah ke pengawas tes yang ada.
  • Jangan melihat jawaban orang lain, karena akan membuat hasil anda bertentangan dengan kondisi pribadi yang sesungguhnya. Isilah apa adanya. Untuk jenis-jenis soal tertentu, jawablah yang mudah terlebih dulu.

Read More......

Tips Menghadapi Wawancara (Interview) Kerja

Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan mempunyai berbagai tujuan. Ada yang dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar, mengetahui kepribadian pelamar, atau mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai hal.

Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. Dalam hal ini, anda dituntut untuk berusaha menguasai diri anda sendiri (khususnya kelebihan dan kelemahan anda). Juga berusaha menguasai bidang pekerjaan yang anda lamar.

Persiapan Menghadapi Wawancara

Cari Informasi Sebanyak Mungkin dan Berlatihlah

Jika anda telah sampai pada tahap wawancara, sebenarnya secara kualitas, anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut. Namun anda dapat gagal hanya karena kurang mengetahui tentang perusahaan tempat anda melamar. Untuk itu, sebaiknya anda juga berusaha mengetahuinya, dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. Tidak ada salahnya anda bertanya kepada resepsionis, satpam, atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut.

Pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Jangan pasif, sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. Jangan mengesankan anda menyembunyikan sesuatu, namun anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya.

Usahakan jawaban anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat, ulet, dan bersemangat, karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian.

Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan. Anda dapat menggunakan daftar/contoh pertanyaan umum untuk berlatih menjawabnya bersama rekan anda.

Berbagai Kondisi

Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. Untuk yang jenis ini, anda mungkin menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika anda masuk, atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban anda, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan konyol tentang keluarga anda, dan banyak trik lain.

Menghadapi kondisi begini, prinsip utama yang harus anda pegang adalah anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut, sehingga apa pun yang terjadi anda akan menghadapinya dengan baik. Jika anda dicuekin, tetaplah bersikap sopan. Katakan "Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini."

Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif. Tanamkan dalam benak anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa.

Cara Berpakaian Yang Baik Dalam Wawancara

Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:

Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai "orang aneh', disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapi dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.

Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (misalkan mengkilap, ngejreng).
Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan).
Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik, toh ini bukan acara pesta).
Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan.

Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara

Dalam wawancara, faktor diluar "isi" seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara. Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara.

Intinya, bahwa melalui tatapan anda selama wawancara haruslah menandakan :
  1. Apakah anda cukup percaya diri;
  2. Apakah anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut;
  3. Apakah anda jujur dengan isi komunikasi anda;
  4. Apakah anda tampil "jujur" sesuai dengan kepribadian anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat.
Intonasi akan memperlihatkan apakah anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi.

Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada "menutup" diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri.

Saran-Saran Menghadapi Wawancara

Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini :
  • Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara. Disarankan beberapa hari sebelum wawancara, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
  • Jika tidak diberitahu terlebih dulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi.
  • Baca kembali surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara tersebut. Jangan lupa untuk membawa surat-surat atau dokumen-dokumen tersebut serta peralatan tulis saat wawancara.
  • Mempersiapkan diri menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan pewawancara. Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.

    Anda dapat menggunakan daftar/contoh pertanyaan umum untuk berlatih menjawabnya bersama rekan anda.
  • Sebelum berangkat ke tempat wawancara, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
  • Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). Namun usahakan jangan terlambat, karena banyak perusahaan yang langsung menganggap anda gagal bila terlambat.
  • Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah.
  • Jika harus mengisi formulir, isilah dengan lengkap dan rapi.
  • Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat-tangan, jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas).
  • Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang.
  • Persiapkan surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara.
  • Ingat dengan baik nama pewawancara.
  • Lakukan kontak mata dengan pewawancara.
  • Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara.
  • Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan.
  • Gunakan bahasa formal, bukan prokem atau bahasa gaul; kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut.
  • Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih.
  • Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi, namun jangan berkesan sombong atau takabur. Banyak yang gagal hanya lantaran berkesan sombong, takabur, atau sok tahu.
  • Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda.
  • Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara.
  • Ajukan beberapa pertanyaan bermutu di seputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum.
  • Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara.
  • Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya.
  • Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda.

Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara ?

Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus, gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata.

Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan, panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya, tak kunjung tiba. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan, apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam.

Memang, pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara. Nah, kalau Anda menghadapi situasi demikian, agar tidak penasaran, Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda.

Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini, karena bertanya merupakan hak Anda. Lagi pula, menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda. Untuk itu usai wawancara, ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda.

Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi, berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Bisa jadi, suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok, Anda akan dipanggil lagi. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya.

Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian, misalnya,"Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda, kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal...", berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain.

Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan.

Read More......

Contoh Pertanyaan Umum dalam Wawancara

Di bawah ini diberikan daftar pertanyaan umum yang dapat menggali 12 aspek seperti berikut ini.

1. Motivasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
  1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini?
  2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini?
  3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan?
  4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan?
  5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
  6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda?
  7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit?
  8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan?
  9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
  10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
  11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai?
  12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  13. Apa arti bekerja bagi anda?

2. Ketahanan Terhadap Tekanan (Stres)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :
  1. Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan?
  2. Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
  3. Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
  4. Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya?
  5. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda?
  6. Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan?
  7. Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan?
  8. Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan?
  9. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya?

3. Inisiatif

Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :
  1. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya?
  2. Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda?
  3. Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
  4. Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.

4. Sikap kerja

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :
  1. Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya?
  2. Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya?
  3. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
  4. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut? (untuk yang sudah bekerja)

5. Kepercayaan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :
  1. Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda?
  2. Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda?
  3. Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
  4. Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses?
  5. Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut?
  6. Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses?

6. Kemampuan Berpikir Analitis

Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah Kemampuan Memecahkan Masalah (problem solving) dan Kemampuan Membuat Keputusan (decision making).

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :
  1. Masalah tersulit apa yang pernah anda alami? Apa yang anda lakukan? Bagaimana penyelesaiannya?
  2. Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar? Bagaimana cara mengatasinya?
  3. Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
  4. Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
  5. Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
  6. Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
  7. Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
  8. Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut?
  9. Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu? Apa yang anda lakukan?
  10. Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba?
  11. Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah?
  12. Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting?
  13. Bagaimana anda memecahkan masalah?
  14. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan?
  15. Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda? Berikan Contohnya !
  16. Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang?
  17. Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting?
  18. Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi?
  19. Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir?
  20. Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit?

7. Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :
  1. Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit?
  2. Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan? Ceritakan!
  3. Apakah anda memiliki inisiatif? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
  4. Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan?
  5. Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja?
  6. Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah!
  7. Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda!
  8. Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami? Kekecewaan apa yang anda alami?
  9. Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut? Dan mengatasi kegagalan tersebut?
  10. Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja?
  11. Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan?
  12. Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
  13. Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko?
  14. Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas?
  15. Mengapa anda mengambil risiko tersebut?
  16. Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan?
  17. Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan?
  18. Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).

8. Aspirasi Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :
  1. Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi? Kenapa?
  2. Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah? Ketika lulus kuliah?
  3. Apakah anda berniat melanjutkan sekolah? Berniat melanjutkan kuliah?
  4. Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda?
  5. Kenapa kami harus memilih anda?
  6. Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda?
  7. Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini?

9. Kelemahan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :
  1. Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan? Bila tidak, mengapa?
  2. Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut?
  3. Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit?

10. Sosialisasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :
  1. Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
  2. Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda?
  3. Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut?
  4. Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah? Posisi apa yang anda pegang?

11. Kemandirian

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :
  1. Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
  2. Mengapa anda memilih jurusan ....?
  3. Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda?
  4. Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan?

12. Kepemimpinan

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :
  1. Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
  2. Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin?
  3. Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin?
  4. Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab?
  5. Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja?
  6. Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja?
  7. Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan
    anda?
  8. Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya?
  9. Atasan seperti apa yang anda harapkan?
  10. Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan?
  11. Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang?
  12. Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama?
  13. Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama?
  14. Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil?
  15. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya?


Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.

Read More......

Membuat dan Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae atau Resume)

Format Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup atau sering disebut Resume, di setiap negara berbeda-beda. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan, pandangan politik, juga aturan main yang berbeda-beda. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto, status perkawinan, tempat dan tanggal lahir. Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya, dalam membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup, justru wajib mencantumkan status perkawinan, tempat dan tanggal lahir, serta melampirkan foto.

Berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup, atau Resume untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal, nasional, maupun internasional).

Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume, Daftar Riwayat Hidup)

  1. Identitas (Data Pribadi)
    Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti : Nama Lengkap, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Agama, Status Perkawinan, Tinggi dan Berat Badan, Alamat Lengkap, Telepon & HP, serta e-mail (bila ada). Khusus untuk e-mail, sebaiknya anda memilikinya. Jika tidak memilikinya, anda dapat membuat alamat email di Gmail, Yahoo, atau Hotmail atau yang lainnya.

  2. Pendidikan
    Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

  3. Kemampuan
    Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

  4. Pengalaman Kerja
    Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut. Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

  5. Pengalaman Organisasi (bila ada)
    Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

  6. Referensi Kerja (bila ada)
    Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).

    Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).

  7. Pengalaman lain yang menunjang (bila ada)
    Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. Jadi bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 7 ini.

Kertas, Huruf, Foto, Dokumen Pendukung

  1. Gunakan kertas putih polos
    CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.

  2. Diketik dengan huruf standar surat resmi
    CV jangan ditulis tangan, namun diketik. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Arial atau Times New Roman.

  3. Foto terbaru
    Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi).

  4. Dokumen pendukung
    Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (resume), seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).
    Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.

    Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. Namun, seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda "terpaksa" melampirkannya.
    Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.

Beberapa Saran Penting

  • Jujur, Jangan Berbohong
    Ingat, jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.

  • Jumlah Halaman
    Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah. Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.

  • Tata Bahasa, Tanda Baca, dan Ejaan
    Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia. Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin, maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.

  • Eksplisit (Gamblang, Jelas)
    Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.

    Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan, anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila - Jakarta.

  • Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna
    CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis. Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.

Read More......

Tips & Trik Menulis dan Mengirim Surat Lamaran Kerja via EMAIL

Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengijinkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar. Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengirimkan balasan surat lamaran berbentuk email tersebut ke para pelamarnya. Bagi calon karyawan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah anda dapat mengkopi email lamaran anda sebelumnya dan menyesuaikannya.


Isi surat lamaran di email, sama dengan isi surat lamaran biasa. Perbedaaannya hanya pada cara pengirimannya saja. Sehingga semua tips & trik menulis surat lamaran kerja tetap perlu anda ikuti.


Berikut ini tips dan trik menulis dan mengirimkan surat lamaran di email :
  1. Judul Email
    Judul email anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, anda dapat menuliskannya sebagai berikut "Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran".

    Catatan : Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.

  2. Dimana Surat Lamaran Ditulis
    Apakah surat lamaran ditulis di badan email atau di file tersendiri. Sesuai ketentuan umum berbagai perusahaan yang bergerak di bidang recruiting baik perusahaan nasional maupun multinational. Bahwa surat lamaran (cover letter) dapat langsung ditulis pada badan email (di dalam email).

  3. Bagaimana dengan Resume
    Jangan menulis resume anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran (attach) email anda.

  4. Jenis File Attach yang Dikirim
    Pada umumnya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerjanya, jenis file yang boleh anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan anda untuk mengirimkan file berformat .pdf atau .xls atau .txt. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume anda dalam file MS Word (.doc).

  5. Ukuran/Bobot (Size) Email
    Usahakan ukuran email anda termasuk lampirannya (attach) tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach (dilampirkan). Karena itu periksa besar file yang anda lampirkan. Jika anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang size-nya (bobot filenya) terlalu besar. Perkecil size-nya (bobot filenya) dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.

  6. Dijadikan Satu dalam Bentuk ZIP
    Bentuk file zip adalah bentuk file yang dimampatkan (dipadatkan) dan saat ini sudah umum dilakukan. Bahkan banyak perusahaan yang meminta agar file-file yang dilampirkan (di-attach) dijadikan satu dalam sebuah file zip. Sehingga selain size-nya (ukuran file) menjadi lebih kecil/ringan, juga jumlah file yang dikirim (di-attach) menjadi hanya satu file. Ini memudahkan pihak perusahaan dalam mendokumentasikan dan menyortir file-file dari pelamar.

  7. File Attach yang Terlalu Besar Akan Diabaikan
    Dapat anda bayangkan sendiri, bila anda menerima kiriman file di email yang size-nya besar, misalkan sampai lebih dari 1 MB. Tentunya anda malas untuk membukanya (men-download-nya). Demikian juga dengan perusahaan yang menerima email lamaran kerja anda.

    Bila file attach-nya terlalu besar, otomatis perusahaan tersebut akan malas untuk membuka/mendowload file kiriman anda. Dengan kata lain anda telah gagal hanya di masalah pengiriman email saja. Jadi ikutilah tips nomor 5 di atas.

  8. Lakukan Uji Coba Pengiriman Email
    Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, anda juga perlu melakukan uji coba pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran anda, lengkap dengan attachment-nya ke alamat email anda yang lainnya. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang anda tuju.

    Dengan melakukan uji coba terlebih dulu, maka anda dapat melihat sendiri hasil pengiriman email anda tersebut. Untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan bila diperlukan.

    Uji coba pengiriman email ini SANGAT DIPERLUKAN. Karena sering kali format email yang anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Misalkan mengirimkan email dari Yahoo ke Gmail, atau sebaliknya.

    Jika anda hanya mempunyai satu alamat email, anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo, Gmail, atau Hotmail atau yang lainnya.

Read More......

Tips & Trik Menulis Surat Lamaran Kerja

Pada divisi bidang HRD atau rekrutmen di berbagai perusahaan, menerima surat lamaran merupakan menu sehari-harinya. Surat lamaran tersebut, baik yang dikirimkan melalui pos atau email, jumlah rata-ratanya bisa 10 s/d 1000 surat per hari (tergantung besar kecilnya perusahaan). Waktu yang terbatas dan pemenuhan kebutuhan perusahaan yang mendesak (speedy customer service) menuntut divisi bidang tersebut untuk mampu mengambil keputusan dengan cepat dan cermat dalam melakukan sortir dan seleksi.

Surat lamaran sepintas terlihat mudah dan tidak terlalu penting. Namun menulis surat lamaran sebenarnya memerlukan etika. Sebab isi surat lamaran dan kelengkapannya mencerminkan sikap dan kepribadian anda.

Surat lamaran pekerjaan (kerja) dapat dibuat dengan dua cara yaitu:
  1. Surat lamaran pekerjaan yang digabungkan dengan riwayat hidup (resume, curriculum vitae). Dalam model ini riwayat hidup termasuk isi surat. Karena isinya berupa gabungan, model ini juga disebut model gabungan.
  2. Surat lamaran yang dipisahkan dari riwayat hidup. Dalam model ini riwayat hidup merupakan lampiran. Karena itu model ini juga disebut model terpisah. Model terpisah ini lebih banyak dipakai. Walaupun dalam pembuatannya memerlukan dua kali kerja, namun surat lamaran model ini lebih digemari oleh pencari kerja karena suratnya tidak panjang.
Isi surat lamaran harus singkat, padat, tidak bertele-tele, langsung mengenai persoalannya. Yang dikemukakan ialah semua hal yang disyaratkan oleh lowongan jabatan yang bersangkutan.
Yang harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan adalah :
  1. Data pribadi pelamar yang meliputi :

    • Nama Lengkap
    • Tempat dan Tanggal Lahir
    • Alamat
    • Telepon atau HP
    • Email (bila ada)
    • Status Perkawinan
    Khusus untuk Nomor Telepon atau Nomor HP tersebut di atas, jangan lupa untuk menuliskannya. Karena perusahaan penerima lamaran anda akan dapat langsung dan dengan cepat menghubungi anda. Bila anda tidak memiliki Telp/HP, maka gunakan Telp/HP tetangga/family/rekan anda. Hal ini kelihatannya remeh padahal SANGAT PENTING, terutama untuk perusahaan yang sebenarnya hanya membutuhkan tambahan satu atau beberapa pegawai saja.
  2. Pendidikan

    • Pendidikan formal misalnya SD/SMP/SMA/Akademi/S1, dsb.
    • Pendidikan non formal yaitu kursus-kursus atau pelatihan yang pernah diikuti
  3. Pengalaman bekerja
    Jika telah memiliki pengalaman kerja, sebutkan dalam surat lamaran, apakah sesuai dengan jabatan yang dilamar atau di bidang lain. Bila belum pernah bekerja sebaiknya menyebutkan kemampuannya untuk jabatan yang dilamar berdasarkan kemampuan yang dimilikinya itu.
  4. Lampiran Surat Lamaran Pekerjaan
    Lampiran adalah segala sesuatu yang disertakan dalam sebuah surat lamaran dengan maksud untuk mempertegas atau memperkuat surat tersebut sebagai bahan pertimbangan bagi pihak badan usaha atau instansi yang menawarkan pekerjaan.

    Lampiran dalam surat lamaran pekerjaan adalah :

Tips dalam Menulis Surat Lamaran Kerja

Beberapa hal yang penting untuk diketahui berkaitan dengan penulisan surat :
  1. Surat yang efektif
    Surat atau email tidak hanya berfungsi sebagai “duta” bagi si pengirim, namun harus mampu menarik perhatian si penerima dengan efektif. Jika surat ditulis secara efektif, kemungkinan untuk mendapatkan balasan yang cukup baik akan semakin besar. Ingat, begitu anda menerima panggilan untuk tes atau interview, berarti anda telah meraih sukses dalam point ini.

  2. Perhatikan komposisi surat
    Surat lamaran yang baik tentunya memiliki isi yang berkesinambungan. Bila anda mencantumkan posisi yang anda kehendaki, tunjukkan jati diri anda. Jangan sampai perekrut menilai anda plin-plan setelah membaca surat lamaran anda.

  3. Batasi isi surat anda
    Bayangkan bahwa penerima surat anda adalah orang yang sibuk. Selain ia harus menyortir lamaran yang masuk, ia harus mengambil keputusan dengan cepat siapa yang ‘qualified’, siapa yang tidak. Buatlah surat lamaran yang ringkas dan padat tapi tepat sasaran.

  4. Bahasa surat
    Ingatlah bahwa anda bukan tengah menulis surat cinta, tetapi surat lamaran kerja yang akan menentukan masa depan anda. Gunakanlah bahasa yang benar, sopan dan mudah diingat. Penting untuk dicatat, bahasa mencerminkan kepribadian anda.

  5. Posisi yang sesuai untuk anda
    Sebaiknya anda jangan membuang-buang waktu untuk melamar posisi yang tidak sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan anda. Fokuskan waktu dan energi anda untuk posisi yang mendekati kualifikasi anda. Dengan demikian anda telah ‘bekerjasama’ dengan perekrut dalam penentuan karir anda.

  6. Lakukan pengulangan
    Sempurnakan surat lamaran anda berdasarkan pengalaman, misalnya mengedit beberapa bagian setelah anda diundang untuk tes atau interview. Setiap kali anda selesai mengikuti kegiatan seperti Training atau Seminar, anda bisa tambahkan sebagai referensi untuk mendukung kualifikasi anda.

  7. Anda punya "network" ?
    Sebutkan saja. Bila anda mengenal dengan baik pihak-pihak yang bidangnya relevan dengan posisi yang sedang anda lamar, tidak ada ada salahnya anda jadikan sebagai referensi. Biasanya perusahaan-perusahaan tertentu akan melakukan ‘cross-check’ dan tentunya referensi anda akan memiliki nilai tersendiri.

  8. Evaluasi
    Tiap kali anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada salahnya jika anda membuat salinan atau copynya. Berikan catatan jika ternyata anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan interviewnya. Evaluasi kelebihannya, untuk anda tingkatkan, dan pelajari kekurangannya untuk anda perbaiki.

Kesalahan Dalam Menulis Surat Lamaran Kerja

Berdasarkan riset sosial tentang kemampuan membuat surat lamaran kerja, ada beberapa kesalahan yang kadang terjadi. Sehingga sudah ribuan lamaran kerja anda kirimkan, namun belum ada balasannya. Mungkin salah satu tips di bawah ini adalah masalahnya.
  1. JANGAN TERLALU BERTELE-TELE
    Saya sangat tertarik dengan iklan yang dimuat.
    Oleh karena itu saya bermaksud untuk melamar pekerjaan tersebut.
    Juga sekalian harapan saya, dengan surat lamaran ini
    kita bisa mempererat tali silaturahmi antara kita berdua.
    Bukankah dalam agama pun telah diterangkan betapa pentingnya arti sebuah silaturahmi ....
    ................................

  2. BAHASANYA JANGAN SOK GAUL
    Dengan hormat banget , boss !!!
    Halo boss, capee deeehhh !!! apa kabar nich.....?
    Saya mo ngelamar kerja nich..boleh dong...
    Please...boleh ya.........
    .................................

  3. BAHASANYA JANGAN SOK PREMAN
    Gue pernah kerja di kantor bokap,
    tapi gue dikeluarin, setan banget deehhh !!
    Sekarang gue ngelamar kerja di kantor elo,
    ga usah khawatir soal jabatan deh.....
    Ok deh !! gue tunggu panggilan kerja dari elo.
    ......................................

  4. BAHASANYA JANGAN SOK AKRAB
    Dengan hormat,
    Hai apa kabar nih? baik-baik aja kan ?
    Saya juga ketika menulis surat ini dalam keadaan sehat wal afiat.
    Semoga Bapak juga baik-baik aja seperti saya disini.
    Ngomong-ngomong gimana kabar anak-anak, sehat kan ?
    Istri pasti makin cantik aja.....salam aja ya buat mereka.
    Oya .. hampir lupa, saya bermaksud melamar pekerjaan pada perusahaan Bapak, bisa kan ?
    ................................

  5. JANGAN TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN SINGKATAN
    Dgn Hrmt.
    Ttrk dgn ikl lwg krj yg dmt pd srt kbr edisi sls.
    Sy brmskd mengisi lwg yg bpk bthkn.
    Dri thn 1999 - 2004, sy tlh bkj di aptk km farma, di bag cln srv.
    ...............................

  6. Jika tidak diminta, JANGAN MENENTUKAN GAJI
    Untuk posisi manajer, saya minta gaji per bulan, 20 juta saja.
    Untuk posisi pengawas lapangan, saya rasa cukup 2 juta per bulan.
    Bila sebagai staf biasa .... gratis deh.
    ................................

Read More......

Recent Comments | Recent Posts


Bloggerized by : GosuBlogger | designed by: Website Builder | Coded by: Blog Directory | Provided by: Wedding photojournalism chicago
bottom